21 Oktober 2026 Hari Sumpah Pemuda 7 hari lagi
Budaya Nusantara

7 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO

Daftar Isi
  1. Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO
  2. 1. Pertunjukan Wayang
  3. 2. Keris
  4. 3. Batik
  5. 4. Angklung
  6. 5. Tari Saman
  7. 6. Noken
  8. 7. Pinisi
  9. Penutup

Sudah jadi rahasia umum jika Indonesia kaya akan budaya, bahkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pun menyetujuinya. UNESCO bahkan telah mengakui beberapa budaya takbenda Indonesia.

Istilah tersebut merujuk pada tradisi, seni pertunjukan, adat istiadat, ekspresi lisan, pengetahuan alam, dan kerajinan tangan warisan generasi sebelumnya. Jadi, Anda harus tahu apa saja budaya tak benda di Indonesia, terlebih yang dapat pengakuan dari UNESCO!

7 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO

Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO

Hingga tahun 2026, Indonesia mengakui lebih dari 11.000 warisan budaya takbenda dari generasi ke generasi. Anda juga akan mengenalnya sebagai WBTb Indonesia, jadi tidak perlu bingung karena keduanya adalah istilah yang merujuk pada hal yang sama.

Sedangkan total warisan budaya takbenda Indonesia yang diakui oleh UNESCO ada 16 hingga tahun 2026. Namun jika Anda bertanya-tanya warisan budaya apa yang paling populer secara regional, nasional, dan internasional, berikut adalah daftar lengkapnya!

1. Pertunjukan Wayang

Salah satu contoh warisan budaya takbenda yang pertama adalah pertunjukan wayang. UNESCO sudah mengakuinya sebagai WBTb sejak tahun 2008. Pertunjukan wayang menjadi salah satu WBTb pertama yang mendapat pengakuan dari organisasi PBB tersebut.

Dua wayang yang paling populer di Indonesia, yaitu wayang golek dan wayang kulit, termasuk ke dalam daftarnya. Pada umumnya ada dalang yang memainkan para wayang, sinden sebagai pengiring nyanyian, dan gamelan sebagai pengiring musiknya.

2. Keris

Pada tahun yang sama, yaitu tahun 2008, UNESCO kembali mengakui budaya takbenda yang berasal dari Pulau Jawa. Budaya tersebut adalah keris, senjata tradisional Suku Jawa yang dipercaya punya kekuatan magis dan nilai-nilai spiritual.

Berdasarkan penelusuran sejarah, keris sudah ada sejak abad ke-10 Masehi, pada era kerajaan-kerajaan Nusantara. Perlahan tapi pasti, pengaruhnya mulai menyebar dari Jawa ke daerah-daerah lain. Bahkan beberapa negara di Asia Tenggara pun terkena pengaruhnya.

3. Batik

Salah satu contoh budaya takbenda asal Indonesia lain yang tidak kalah populer adalah batik. Organisasi sekelas UNESCO pun telah mengakui pengaruhnya, bahkan sejak tahun 2009 silam. Kain batik dan pelatihan membatik sama-sama masuk ke daftar UNESCO.

Hal ini karena proses pembuatan batik yang tidak mudah, mengingat pembatik harus menggambar pola-pola rumit di atas kain dengan canting berisi lilin. Hingga kini, kain batik masih menjadi salah satu identitas khas Indonesia di kancah internasional.

4. Angklung

Indonesia punya banyak alat musik tradisional, termasuk angklung. Alat musik ini terbuat dari bambu dan pengikat rotan. Hal yang membuatnya istimewa adalah cara memainkannya. Untuk menimbulkan suara musik, Anda perlu menggoyangkan alatnya.

UNESCO mengakui alat musik tradisional khas Jawa Barat ini sebagai warisan budaya pada tahun 2010. Selain angklung, alat musik lain yang masuk ke dalam daftar UNESCO adalah gamelan.

5. Tari Saman

Tidak hanya alat musik tradisional, UNESCO juga mengakui beberapa tari tradisional khas Indonesia sebagai warisan budaya. Salah satunya adalah Tari Saman, tarian yang berfungsi untuk mempererat tali persaudaraan di Suku Gayo, Daerah Istimewa Aceh.

Selain Tari Saman, ada beberapa tarian tradisional lain yang masuk ke dalam daftar UNESCO, yaitu Tari Tiga Genre dan Reog Ponorogo.

6. Noken

Indonesia Timur juga punya banyak budaya unik, misalnya seperti noken dari Papua. Bentuknya mirip dengan tas dan berfungsi untuk membawa barang-barang, namun terbuat dari serat kayu. Tas ini sangat serbaguna karena hampir semua barang muat di sana.

7. Pinisi

Jika Anda bandingkan dengan warisan budaya yang lain, masih banyak orang belum tahu apa itu pinisi. Padahal, perahu khas Sulawesi ini punya fungsi yang sangat signifikan bagi penduduk sekitar. Hal ini karena fungsinya sebagai sumber penghidupan. 

Selain karena fungsinya, UNESCO juga mengakui warisan budaya ini karena teknik pembuatannya yang unik. Orang Sulawesi menurunkan skill untuk membuat pinisi dari generasi ke generasi.

Penutup

Itulah beberapa budaya takbenda Indonesia yang sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO, mulai dari wayang, keris, batik, angklung, Tari Saman, noken, dan pinisi. Selain itu, pencak silat, pantun, jamu, dan kebaya juga sudah terdaftar sebagai warisan budaya.
Ditulis oleh

Redaksi Promo Arte

Redaksi & Kurator Konten

Menulis tentang seni rupa, pertunjukan, dan budaya Nusantara. Percaya bahwa setiap karya menyimpan cerita yang layak dibagikan.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pandangan.

Tinggalkan Komentar

Komentar hanya dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, tanpa link, dan tanpa kata yang melanggar hukum (asusila, judi, SARA). Email tidak dipublikasikan.