Sebenarnya mural kota bukan lah hal baru bagi orang Indonesia. Eksistensinya sudah ada sejak lama, namun fungsinya berubah drastis dari awal kemunculannya. Jika dulu merupakan vandalisme, kini mural lebih terkenal sebagai seni publik di sudut-sudut kota.
Hanya saja, meskipun eksistensinya sudah sangat umum, beberapa orang masih belum tahu mural kota itu seperti apa dan apa saja fungsinya. Tapi Anda tidak perlu khawatir karena penjelasan tentang mural ada di sini, dari definisi hingga fungsinya untuk publik.

Apa Itu Mural Kota dan Seperti Apa Bentuknya?
Singkatnya, mural adalah karya seni lukis atau gambar dengan infrastruktur kota sebagai medianya. Jika biasanya media seni lukis adalah kanvas dan media seni gambar adalah kertas, para artis mural memakai dinding, tembok, bahkan plafon sebagai medianya.
Anda mungkin pernah atau bahkan sering melihat contoh mural, entah itu di dinding bangunan, tembok sepanjang gang, plafon rumah, dan lain-lain. Bentuknya sangat beragam, dari karikatur tokoh publik, lukisan edukatif, seni abstrak, hingga ilusi optik.
Fungsi Mural Kota
Jika Anda bertanya-tanya apa fungsi dari mural di lingkungan kota, karya seni ini punya fungsi yang variatif, seperti:
1. Sarana untuk Menyalurkan Bakat
Faktanya ada banyak artis berbakat di Indonesia, namun tidak semuanya punya sarana yang sama untuk menyalurkan bakat mereka. Inilah kenapa mural hadir untuk menjadi wadah bagi para artis yang ingin unjuk bakat dan menunjukkan karya pada banyak orang.
Mereka bisa menggambar atau melukis di tempat publik, tempat di mana orang berlalu lalang dan melakukan aktivitas harian. Pada saat itulah mereka bisa melihat hasil karya para artis berbakat, menikmatinya, bahkan ingin melakukan hal yang sama.
Pada saat bersamaan, para artis juga bisa meraih tambahan pendapatan karena biaya mural yang tidak murah. Biasanya, Anda harus menyiapkan budget mulai dari Rp150.000 hingga Rp1 juta per meter persegi untuk menggunakan jasa para artis mural.
2. Menambah Estetika Tempat
Selain bermanfaat untuk para artis, fungsi murah juga bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Hal ini karena lingkungan tersebut akan terlihat indah dan penuh estetika jika penuhi oleh mural. Tidak lagi polos dan membosankan seperti tembok atau dinding pada umumnya.
Tidak sedikit orang yang sengaja datang ke tempat yang memiliki mural hanya untuk menikmati karya seninya dan berfoto di sana. Menariknya, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk bisa menikmatinya karena mural adalah karya seni publik.
3. Memberikan Pesan Edukasi dan Kritik Sosial pada Masyarakat
Selain bisa memberikan tambahan nilai estetika, mural juga bisa memberikan pesan edukasi pada orang-orang yang melihatnya. Hal ini karena mural sering mengangkat tema sosial dan alam untuk meningkatkan kepedulian pada krisis sosial dan alam.
Ini adalah salah satu manfaat mural yang tidak boleh Anda lupakan, mengingat para artis tidak melukis atau menggambar tanpa tujuan. Bahkan tidak jarang Anda akan menemukan mural dengan pesan kritik sosial, seperti mengkritik koruptor dan lain sebagainya.
Pesan-pesan bernada kritik ini akan sangat sering Anda temui di karya mural. Contoh yang paling umum adalah tulisan “Dipaksa sehat di negara yang sakit”, gambar orang dengan kepala tikus, gambar orang gemuk yang memberi setetes air pada orang kurus, dan lain-lain.
4. Membangun Komunitas
Sadar tidak sadar, eksistensi mural juga bisa membangun komunitas. Hal ini karena para artis bisa bertemu satu sama lain dan berbagi kreativitas. Bahkan tidak jarang ada dua artis atau lebih yang melakukan proyek mural dan membuat karya seni bersama-sama.
Selain dengan sesama artis, karya seni publik ini juga bisa membangun ikatan komunal dengan orang dengan pandangan sama dengan mereka. Misalnya, artis yang fokus untuk memberi edukasi tentang hak perempuan akan punya ikatan komunal dengan feminist.
Hal yang sama juga berlaku untuk komunitas lain, entah itu pemerhati lingkungan, pemerhati politik, dan lain sebagainya.
Penutup
Itulah penjelasan tentang definisi dan fungsi mural kota, vandalisme yang kini sudah berubah menjadi karya seni publik. Sadar tidak sadar, eksistensinya sangat penting bagi para artis maupun bagi masyarakat umum.




0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pandangan.
Tinggalkan Komentar
Komentar hanya dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, tanpa link, dan tanpa kata yang melanggar hukum (asusila, judi, SARA). Email tidak dipublikasikan.